Postingan

Menampilkan postingan dari Agustus, 2018

MTPJ 26 Agustus 2018 -1 September 2018

MTPJ 26 Agust s/d 1 Sept 2018 TEMA BULANAN : “Panggilan Gereja untuk Memelihara Hidup Harmoni di Tengah Masyarakat Majemuk” TEMA MINGGUAN :  “Komitmen Iman Di Tengah Keberagaman” BACAAN ALKITAB : Maleakhi 2:10-16 ALASAN PEMILIHAN TEMA Gereja di mana jemaatnya adalah anggota masyarakat, hidup dalam suatu tatanan masyarakat dunia termasuk masyarakat Indonesia yang majemuk. Masyarakat majemuk ada-lah masyarakat yang tinggal dalam komunitas tertentu dan terdiri dari berbagai macam perbedaan karakteristik kebu-dayaan baik dalam bidang etnis, golongan, agama, suku ras, tingkat sosial. Suatu tatanan masyarakat yang majemuk akan selalu berinteraksi, bersosialisasi, berempati dan bersimpati termasuk dalam ikatan perkawinan dalam hal ini kehidupan berkeluarga. Pernikahan adalah upacara pengikatan janji nikah yang dirayakan atau dilaksanakan oleh dua orang yaitu seorang laki-laki dan seorang perempuan, dengan maksud meres-mikan ikatan perkawinan secara nor...

RHK Sabtu 18 Agustus 2018

RHK Sabtu, 18 Agustus 2018                   Janji demi Kasih 1 Samuel 20:17 Janji adalah pernyataan yang diucapkan secara resmi, pernyataan yang disertai tekad untuk melakukan sesuatu, janji atau ikrar yang teguh. Para pemuda bangsa dulu di tahun 1928 pernah melakukan “sumpah pemuda” agar bersatu nusa, satu bangsa dan satu bahasa. Itulah yang dikenal sebagai hari sum-pah pemuda. Yonatan menyuruh Daud untuk bersumpah demi kasihnya padanya. Dalam Ibrani 6:16 “Sebab manusia bersum-pah demi orang yang lebih tinggi, dan sumpah itu menjadi suatu pengokohan baginya, yang mengakhiri segala bantahan.” Demikian pula Tuhan Allah bersumpah kepada Abraham agar terlepas dari musuh dan beribadah serta hidup dalam kekudusan dan kebenaran seumur hidup ( Lukas 1 : 73-75). Jadi janji setia demi kasih adalah kewajiban setiap orang percaya untuk melakukan kebenaran dalam dirinya dan keluarganya...

MTPJ 19 s-d 25 Agustus 2018

TEMA BULANAN : “Panggilan Gereja untuk Memelihara Hidup Harmoni di Tengah Masyarakat Majemuk” TEMA MINGGUAN :“Kasih Kristus sebagai Dasar Membangun Relasi yang Harmonis” BACAAN ALKITAB: Efesus 5:22-33 ALASAN PEMILIHAN TEMA Konflik horizontal dibeberapa dekade terakhir yang menimpa bangsa kita menandakan bahwa Indonesia belum mampu menata secara maksimal kemajemukan bangsanya. Indonesia dengan 257.9 juta penduduk, 17.508 pulau, 300 etnik,  1.340  suku, 6 agama resmi, melahirkan konsekuensi keragaman, yang pada satu pihak adalah kekayaan tetapi pada pihak lain merupakan tantangan dan ancaman. Oleh sebab itu Bhineka Tunggal Ika adalah prinsip ideal untuk membangun kera-gaman masyarakat supaya perbedaan tidak harus melahirkan permusuhan, apalagi konflik . Sulitkah manusia mengasihi sesamanya yang berbeda hingga disharmoni lebih menonjol lewat konflik yang bernuansa SARA di Indonesia saat ini? Sebuah pertanyaan yang perlu digumuli da...